Minggu, 03 Oktober 2010

MOTOR BENSIN 4 TAK

sebelum memulai project peningkatan performa motor TOURING kesayangan, ada baek'nya kita buat konsep krerja dulu...  

1. kita pahami dulu sistym kerja dari mesin 4 tak motor anda..
2. motor ini akan di gunakan untuk, : motor harian, touring, 
3. katagori modif : ringan (setting standart)
                            

4. persiapkan part2 yang dibutuhkan, jangan terpengaruh product part2 racing yang banyak beredar di pasaran,  gunakan sesuai kbutuhan saja.
5. bisa di kerjakan sendiri atau rujukan ke bengkel temen. untuk memulai pekerjaan ini.. hikz.. .hikz...hikz... ojo lali rokok marlboro..


PORTING POLISH


     LANGKAH ISAP


     lankah isap adalah : piston bergerak dari TMA menuju TMB', pada langkah ini terjadi penurunan tekanan pada ruang silinder(vakum), ini dimanfaatkan untuk melakukan langkah penghisapan.. saat katup masuk terbuka campuran bahan bakar + udara segera masuk kedalam ruang silinder..
langkah isap yang baek adalah : dapat memasu'kan bahan bakar sebanyak2nya dlm waktu yg secepat2nya.. 
secara teoritis banyaknya bahan bakar yang masuk ke dalam silinder sama dengan volume langkahnya, akan tetapi kenyataannya lebih sedikit, karen dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : tekanan udara, temperatur, panjang saluran, bentuk saluran, dan sisa hasil pembakaran di dalam silinder pada proses yang mendahului. evisiensi volumetrik : adalah perbandingan antara volum muatan segar yang masuk ke dalam silinder dengan volum langkahnya ( volume silinder).. evisiensi volumetrik suatu motor tidak akan mencapai 100%, tetapi hanya berkisar antara 65% - 85%, semakin besar evisiensi volumetrik maka akan semakin besar tenaga yang di hasilkan, semakin banyak muatan gas segar yang masuk ke dalam silinder akan semakin besar pula tekanan hasil pembakaran. ingat brooo..... masih ada banyak hal yang musti di kupas tuntas tentang termodinamika dan lain-lain, tapi terlalu ribet untuk di ungkap dengan kata2.. jadi kita ambil yang simpel2 aja bro..
beberapa mekanik memaksimalkan langkah isap dengan merubah desain dan ukuran lubang IN ( porting polish) atau merubah profil cam-saft (noken as) merubah durasi noken/ lift noken, tapi untuk modifikasi ringan kita bahas porting polish aja brooo.. ada beberapa hal yang harus d'perhatikan saat melakukan pekerjaan porting polish., evisiensi volumetrik, flow arah aliran udara pada lubang IN harus benar2 rapi, meminimalkan TURBOLENSI (perputaran udara yang tidak teratur), ukuran  porting juga harus sesuai dengan diameter klep dan volume silinder untuk mencapai kecepatan gas yang seimbanng... gambar di bawah adalah contoh porting yang baik...




- jangan kelewat besar,sesuaikan dengan spesifikasi mesin saja...usahakan porting cenderung ke arah lurus




-diameter porting cenderung membesar pada belokan2. dan lekukan yang cukup landai....


- dinding porting gak usah terlalu halus, tapi harus bener2 rata.. agar aliran udara pada dinding port tetap stabil









porting lubang IN, tuk keperluan TOURING

- porting di sesuaikan dengan kbutuhan motor, untuk balap, harian , atau touring lover'
- MOTOR TOURING butuh power merata di semua RPM, jadi diameter porting harus sesuai..

- PORTING LEBAR: 90%-110% dari diameter klep... cenderung enak pada rentang RPM menengah ke atas, sekitar 5000-9000 RPM, resikonya motor sering bekerja  pada tingkat RPM yang relatif tinngi.. utuk keperluan touring anda bisa jatuh miskin.. behan bakar borozz.. mesin rawan jebol...

- PORTING SEMPIT :60%-70% dari diameter klep... lebih siip pada putaran bawah- menengah...4000-6000 RPM , resikonya nafas terlalu pendek... susah kalo di ajak touring bro...

- UNTUK MOTOR TOURING  idealnya pake porting yang sedang2 saja 80%-88%.. agar tetap ekonomis, dan larinya'pun gak kalah kenceng....

porting lubang EX : 100% dari diameter klep...dan belokan pada bagian sebelum dudukan klep, di buat landai...


PERHITUNGAN PORTING & DIAMETER KLEP























LANGKAH KOMPRESI

langkah kompresi : piston bergerak dari TMB menuju TMA, saat itu kedua katup tertutup rapat dan piston bergerak ke atas, karena penyusutan volume ruang silinder terjadilah peningkatan tekanan gas di dalamnya... tekanan akhir pada ruang bakar motor bensin bisa mencapai 16 kg/cm2, atau di sesuaikan dengan keperluan mesin tersebut.. ada beberapa hal yang mesti di perhatikan saat memodifikasi (meningkatkan kompresi), jenis bahan bakar, timming pengapian, panjag langkah(stroke), dan temperatur suhu lingkungan sekitar,  hal ini bertujuan untuk meminimalikan kemungkinan terjadinya detonasi dan knocking,
beberapa mekanik meningkatkan kompresi dengan cara memotong kepela silinder dan blok silinder,, da juga yang menggunakan piston jenong atau mendisain ulang ruang bakar(kubah, squish), untuk motor 4tak, profil noken as juga mempengaruhi kompresi..

rumus perbandingan kompresi @ =(VL+VC) / VC 
dimana @ = perbandingan komresi
            VL= volume langkah ( kapasitas silinder cm3)
            VC= volume compresi ( volume kubah pada sinder kop)


3 komentar:

  1. Cara menghitung nya belum jelas
    Yg cara menghitung porting dan diameter klep mohon pencerahannya gan

    BalasHapus
  2. Mari bergabung bersama kami sekarang di WDQQ . ONLINE
    Disini mudah menang lohh say..
    Tersedia 8 Games dalam 1 id
    Minimal Depo & WD hanya 50 ribu saja
    Ada bonus menarik lain yang menunggu di WDQQ . ONLINE
    Contact :
    BBM : D8B8BD43
    Line : wedeqq
    WhatsApp : +855-882-626-517 ( 24 jam Online )
    Tunggu apa lagi sayy...
    Ayoo daftar di WDQQ . ONLINE

    BalasHapus
  3. Jika motor mp primus naik stroke 68mm stang 110mm dgn kompresi 1:12 dgn in open 23° in close 59° ex open 59° ex close 20° itu sesuaikan rad degree pengapian bagaimana ya? Tanks.

    BalasHapus